Beranda DAERAH Bupati Syahiran Resmikan SDN 41 di Ujung Kecamatan Kinali

Bupati Syahiran Resmikan SDN 41 di Ujung Kecamatan Kinali

15

Pasbar — Upaya dalam mendekatkan akses pendidikan kepada masyarakat Pasbar yang terus digalakkan. Contohnya dengan gencarnya Pembangunan Sekolah Dasar (SD) yang dilakukan oleh Pemerintaah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat (Pasbar).

Jorong terisolir menjadi sasaran utama, yang menjadi perhatian utama bagi Pemkab Pasbar adalah, dengan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di bidang pendidikan di daerah tersebut.

Bupati Pasbar, H. Syahiran saat meresmikan SD 41 Kinali yang terletak di salah satu jorong terisolir, yakni di Jorong Sigunanti Durian Kandang, Kecamatan Kinali menyampaikan, bahwa
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasbar siap membangun sekolah baik itu SD maupun SMP sederajat. Itu pun jika masyarakat bersedia menyediakan lahan tanah, sebagai tempat pembangunan sekolah.

“Kendala kita adalah keterbatasan lahan sebagai tempat pembangunan. Pemkab bisa bangun sekolah kalau masyarakat juga bersedia menyediakan tanahnya. Kita akan upayakan,” kata Syahiran.

Disampaikan, Pemkab Pasbar telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) tentang penegerian tiga SD Filial menjadi SD Negeri. Peresmian SD 41 Kinali merupakan peresmian SD yang kedua setelah sebelumnya diresmikannya SD 34 Pasaman di Padang Buli-buli. Selanjutnya akan dilaksanakan peresmian SD N 10 Sasak Kecamatan Sasak Ranah Pasisia.

“Pendidikan itu penting. Ini adalah bukti keseriusan kita. Mari berlomba-lomba dalam mencerdaskan kehidupan masyarakat lewat pendidikan dan jangan bosan memotivasi anak-anak untuk tetap bersekolah,” himbaunya.

Sementara, panitia pelaksana kegiatan, Syafrial sangat mengapresiasi kegigihan Bupati Syahiran dalam hal peningkatan sarana pendidikan. “Ini kejorongan paling ujung di Kecamatan Kinali. Akses jalannya saja sangat sulit. Tapi hari ini Bupati Syahiran telah sampai di sini untuk meresmikan SD yang menjadi harapan masyarakat,” ungkapnya.

Disampaikan, bangunan SD N 41 tersebut dibangun di atas lahan tanah milik masyarakat setempat, yang bernama Zainal Abidin yang sudah diserahkan kepada Pemkab Pasbar dengan luas tanah 3.740 meter persegi.

Sekolah ini dibangun di atas tanah milik Bapak Zainal Abidin yang sudah diserahkan kepada Pemkab Pasbar, alhamdulillah hari ini sudah diresmikan,” pungkasnya. (Rel/irf)