Beranda DAERAH Pemerintahan Nagari Kapa Ajak Anak-Anak Cinta Budaya Lewat Lomba Tari

Pemerintahan Nagari Kapa Ajak Anak-Anak Cinta Budaya Lewat Lomba Tari

24

Pasbar | Kabardaerah.com — Puluhan pelajar dari enam sekolah dasar di Kenagarian Kapa tampil menari dalam “Lomba Tari Tradisional Indang Kreasi” dihalaman kantor walinagari kapa, Rabu (25/7). Dengan eloknya, mereka menampilkan berbagai tarian tradisional minangkabau.

Tidak ada kesan kaku dari gerakan anak – anak yang tampil. Aksi mereka bahkan membuat para hadirin berdecak kagum. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pemerintahan Nagari Kapa.

Ke-enam Sekolah Dasar yang mengikuti acara lomba ini, yakni SD 08 Kapa Selatan, SD 01 Malasiro, SD 10 Padang lawas, SD 07 Kapa Timur, SD 04 Lubuk Puding, SD 12 Kapa Utara. Semua sekolah dasar tersebut berada dalam kawasan wilayah pemerintahan nagari kapa,” ujar Mairizal selaku panitia acara.

Penilaian atas peserta Lomba Tari Tradisional Indang Kreasi ini ada beberapa penilaian, yakni dari Seni, Etika, Penguasaan Panggung dan Kostum. Juri dalam penilaian ini melibatkan dari Dinas Pariwisata Pasaman Barat, TP-PKK Kecamatan dan TP-PKK Nagari,” sebutnya.

Sementara itu dalam arahannya, Walinagari Kapa, Yulizar menyampaikan, Pemerintahan Nagari Kapa berniat melestarikan sekaligus memperkenalkan dan mencintai budaya asli minangkabau kepada anak-anak. Acara perlombaaan karya seni dan budaya dapat dijadikan sebagai wahana untuk membentuk karakter anak didik,” ucap Walinagari Kapa, Yulizar.

Walinagari Kapa, Yulizar saat memberikan kata sambutan

Selain itu untuk menciptakan sumber daya manusia kreatif, karena sangat tergantung dengan keberadaan seni dan budaya yang ada dalam diri sendiri. “Masa depan bangsa supaya semakin maju, juga sangat tergantung dengan sumber daya manusia yang kreatif. Kreatif selalu menciptakan ide baru dan itu sangat dibutuhkan dalam pembangunan sekarang ini,” kata yulizar.

Ditempat yang sama, Nuril Abadi salah seorang Juri berasal dari Dinas Pariwisata Pasaman Barat berharap, agar para pelatih agar meningkatkan dan memahami kedepan konsep apa yang dipertandingkan.

“Ekspresinya dan melatih mental anak-anak kita itu yang utama, agar bisa mengeluarkan ekspresinya kedepan. Dari segi gerakan agar para pelatih lebih memperhatikan hal tersebut. Sebab, dalam hal menari, inti keindahan terlihat pada gerakan. Maka jika kurang dilatih, tari akan terlihat kaku,” terangnya.

Diakhir acara, panitia Lomba Tari Tradisional Indang Kreasi antar sekolah dasar senagari kapa mengumumkan pemenang lomba. Para pemenang lomba yakni, SD Negeri 01 Juara ke-I, SD Negeri 03 Juara ke-II, SD Negeri 06 Juara ke-III. Sementara untuk juara harapan, SD Negeri 02 Juara Harapan I, SD Negeri 05 Juara Harapan II, SD Negeri Harapan III. (Irf)