Beranda DAERAH Wabup H Yulianto, SH Sampaikan LKPJ Bupati Pasbar Pada Sidang Paripurna DPRD

Wabup H Yulianto, SH Sampaikan LKPJ Bupati Pasbar Pada Sidang Paripurna DPRD

16

Sumbar.Kabardaerah.com— Pasbar, Wakil Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto, SH di Ruangan Paripurna menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Pasaman Barat tahun anggaran 2017 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pasbar. Rabu (28/3).

Sidang Paripurna LKPJ ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Pasbar, Edri Syahrinal, S.Kom, serta dihadiri belasan Anggota DPRD Pasaman Barat, Sekretaris Daerah H. Manus Handri, SH, Asisten Pemerintah Daerah, Seluruh Kepala OPD.

Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban ini merupakan amanat Undang-undang No. 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah, bahwa Kepala Daerah mempunyai kewajiban untuk menyampaikan laporan penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kepada Pemerintah Pusat melalui Gubernur dan memberikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD),” ucap H. Yulianto dalam sambutannya.

Laporan LKPJ Tahun Anggaran 2017 yang disampaikan terkait pelaksanaan anggaran APBD 2017, dalam bentuk perhitungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah sekaligus penilaian kinerja yang berdasarkan tolak ukur arah kebijakan umum APBD 2017.

Secara umum, perhitungan keuangan APBD 2017 dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2017 yang ditargetkan sebesar Rp. 1.097.580.293.508 dapat terealisasi sebesar Rp. 1.074.425.977.851,99 atau 97,89 persen dari jumlah yang ditargetkan.

Disampaikan H. Yulianto, angka tersebut berasal dari Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan, lain-lain pendapatan yang sah dan bagian pembiayaan

“Adapun komponen Pendapatan Asli Daerah Kab. Pasaman Barat antara lain Penerimaan Pajak Daerah yang terealisasi sebesar 102,69 persen atau melebihi target, retribusi daerah yang terealisasi sebesar 77,41 persen, pendapatan asli daerah yang sah terealisasi sebesar 109,88 persen, penerimaan dana perimbangan yang terealisasi sebesar 96,23 persen, dan pendapatan sah lainnya yang terealisasi sebesar 98,71 persen,” paparnya.

Kemudian pada tahun 2017 juga dianggarkan Belanja Daerah Kabupaten Pasaman Barat sebesar Rp. 1.235.495.385.775 terealisasi sebesar Rp. 1.116.770.735.475,42 yang terdiri dari Belanja Tidak Langsung dan Belanja Langsung,” lanjutnya.

Kemudian dapat dinyatakan bahwa untuk anggaran Pembiayaan Netto Kabupaten Pasaman Barat tahun 2017 adalah sebesar Rp. 137.915.092.267 yang dialokasikan atau digunakan untuk menutupi kekurangan (defisit) pendapatan tahun 2017.

Jika defisit terealisasi Rp. 42.344.757.623,43 ditambah dengan realisasi pembiayaan netto sebesar Rp. 137.960.092.26,89 maka diperoleh SILPA tahun 2017 sebesar Rp. 95.615.334.644,46,” tandas Yulianto mengakhiri. (***)