Bupati Pessel Bawa Misi Perluasan Pasar dan Investasi di Apkasi Expo 2026

Oplus_16908288

Pessel, KabarDaerah.com – Ditengah hiruk-pikuk geliat ekonomi nasional, Bupati Pesisir Selatan (Pessel), Hendrajoni hadir membawa misi strategis dalam ajang Apkasi Otonomi Expo 2026 yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (27/08/26).

Kehadiran orang nomor satu di “Ranah Pesisir Selatan” ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah nyata untuk mengibarkan potensi daerah dikancah nasional sekaligus menjemput peluang kerja sama yang lebih luas.

Apkasi Otonomi Expo yang berlangsung selama tiga hari, 27–29 Agustus 2026, telah menjadi magnet tahunan bagi 416 pemerintah kabupaten se-Indonesia. Mengusung tema besar “Trade, Tourism, Investment & Procurement”, gelaran yang dipusatkan di Hall 3 dan 3A ICE BSD ini menjelma menjadi ruang bertemunya para kepala daerah untuk merumuskan sinergi lintas wilayah, memperkuat rantai perdagangan dan membuka keran investasi antarprovinsi.

Dalam kunjungan kali ini, Bupati Pessel, Hendrajoni tidak datang sendiri. Ia didampingi oleh Ketua TP PKK Pesisir Selatan, Dr Hj Lisda Hendrajoni yang turut memperkuat misi kultural daerah. Rombongan resmi juga melibatkan jajaran Kepala Dinas strategis, yakni Kepala Dinas Perizinan dan Penanaman, Modal Ahmad Hidayat, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Afriman Julta serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Wendi. Komposisi tim yang kompak ini menandakan keseriusan Pessel dalam memaksimalkan setiap sudut peluang yang ditawarkan oleh forum tahunan tersebut.

“Kami tidak datang sekadar untuk memenuhi undangan. Pesisir Selatan memiliki banyak komoditas unggulan dan destinasi wisata yang masih perlu diekspos secara masif. Apkasi Expo adalah etalase terbaik untuk menunjukkan bahwa kami siap bersaing dan berkolaborasi,”, ujar Hendrajoni saat meninjau area pameran.

Rangkaian kegiatan di hari pertama ini terbilang padat dan sarat substansi. Selain prosesi pembukaan, perhatian para delegasi tertuju pada talkshow yang digelar oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dengan tema “Peran Strategis Pemerintah Daerah dalam Pembangunan Kelapa Sawit Indonesia Berkelanjutan”. Sesi yang dijadwalkan berlangsung pada pukul 14.00–16.00 WIB ini menjadi sorotan khusus bagi Pesisir Selatan yang memiliki area perkebunan sawit yang terus dikembangkan menuju tata kelola yang ramah lingkungan dan berdaya saing tinggi.

Salah satu agenda yang paling krusial bagi birokrasi daerah adalah workshop pengenalan dan simulasi e-Katalog Versi 6 yang diselenggarakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Kehadiran kepala daerah dan jajaran pengadaan diharapkan mampu mempercepat transformasi digital dalam belanja pemerintah daerah, sekaligus membuka akses bagi produk-produk lokal Pessel untuk masuk ke dalam ekosistem pengadaan nasional.

Puncak agenda kemitraan pada hari pertama akan digelar melalui Forum Kerja Sama Perdagangan Antardaerah AOE 2026. Bertempat di Ruang Nusantara 1 ICE BSD pada pukul 13.30–16.00 WIB, forum ini akan mempertemukan unsur pemerintah daerah, dinas perdagangan, dinas pangan dan pertanian, BUMD pangan, hingga bagian kerja sama. Bagi Pessel, forum ini menjadi jembatan untuk memperkenalkan hasil bumi, produk perikanan, hingga potensi investasi pariwisata bahari ke para pelaku usaha dan pemangku kebijakan dari berbagai provinsi di Tanah Air.

“Melalui forum ini, kami berharap lahir kesepakatan dagang yang konkret. Kita bisa saling memasok kebutuhan pokok, berbagi teknologi pertanian atau bahkan menjalin promosi wisata terpadu. Kolaborasi antardaerah adalah kunci pemerataan ekonomi di era otonomi daerah saat ini,” tambah Hendrajoni.

Apkasi Otonomi Expo 2026 rencananya akan resmi ditutup pada Sabtu (29/8) mendatang, pukul 15.00–17.00 WIB. Penutupan akan dimeriahkan dengan gelaran seni budaya di Panggung Utama Hall 3 ICE BSD, menjadi simbol bahwa dibalik kesibukan ekonomi dan birokrasi, kekayaan budaya Nusantara tetap menjadi akar identitas setiap daerah.

Bagi Bupati Pessel, Hendrajoni dan rombongan, kepulangan mereka ke Pesisir Selatan nanti akan diisi dengan segudang catatan kerja sama dan peluang investasi yang siap ditindaklanjuti. Keikutsertaan dalam Apkasi Expo bukan hanya soal pameran, melainkan komitmen nyata untuk membawa Pesisir Selatan melompat lebih tinggi, memperkokoh sinergi dengan daerah lain dan pada akhirnya menghadirkan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat di ranah Minangkabau itu.

 

 

Penulis  :  Efrizal

Editor    :  Falsanar

Penulis: EfrizalEditor: Falsanar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *