Konfercab PWI Pesisir Selatan 2026 Digelar, Wartawan Senior Ingatkan Kode Etik dan Fakta

 

 

PESISIR SELATAN, KABARDAERAH.Com — Konferensi Kabupaten (Konfercab) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) periode 2026-2029 resmi digelar di Aula SMKN 1 Painan, Sabtu (25/7/2026). Forum tertinggi organisasi wartawan di tingkat kabupaten ini berlangsung dengan semangat kebersamaan yang kuat dan komitmen untuk menjaga marwah profesi jurnalistik.

Mengusung tema “Melalui Konfercab, Kita Perkuat Solidaritas dan Peran Wartawan sebagai Pilar Demokrasi”, konfercab ini menjadi momen strategis bagi insan pers di Pesisir Selatan untuk memilih kepengurusan baru sekaligus memperkokoh persatuan di tengah dinamika kebangsaan yang terus bergerak.

Plt Ketua PWI Pesisir Selatan, Primadoni, menegaskan bahwa terselenggaranya konfercab ini merupakan hasil kerja kolektif yang tidak terlepas dari kekompakan seluruh panitia, anggota, dan dukungan berbagai pemangku kepentingan.

“Kalau kita bersama dan kompak, tentu kita akan kuat. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah mendukung konfercab ini,” ujar Primadoni dalam sambutannya.

Ia menambahkan, tema yang diangkat bukanlah sekadar slogan, melainkan pengingat bahwa wartawan harus bersatu dan menjadikan PWI sebagai rumah bersama untuk terus berkarya dan mengawal demokrasi.

 

Suasana konfercab semakin khidmat ketika wartawan senior Pesisir Selatan, Sabrul Bayang atau yang akrab disapa Sabay, menyampaikan pesan moral kepada seluruh peserta. Dengan pengalaman panjang di dunia jurnalistik, Sabay mengingatkan bahwa profesi wartawan memiliki tanggung jawab besar sebagai pengawal demokrasi.

Ia menekankan bahwa setiap jurnalis wajib menjadikan Kode Etik Jurnalistik sebagai pedoman utama dalam menjalankan tugas sehari-hari. Kritik yang membangun harus selalu bertumpu pada fakta dan aturan yang berlaku.

“Pers boleh kritis, tetapi kritik harus berdasarkan fakta dan aturan. Jangan beritikad buruk dan jangan membangun asumsi liar. Kontrol sosial harus dijalankan secara profesional agar kepercayaan masyarakat terhadap pers tetap terjaga,” tegas Sabay.

Menurutnya, eksistensi dan kehormatan PWI akan tetap terjaga apabila seluruh anggotanya mampu menjaga integritas dan menjalankan profesi dengan penuh tanggung jawab.

 

Ketua PWI Sumatera Barat, Widya Navies, mengungkapkan bahwa Konfercab PWI Pesisir Selatan ini merupakan konfercab kesembilan yang digelar di wilayah Sumbar sejak rangkaian konfercab dimulai pada Maret 2026. Ia menilai pelaksanaan di Pesisir Selatan memiliki sejumlah keunikan, mulai dari lokasi yang berada di lingkungan sekolah hingga antusiasme tinggi dari para peserta.

“Ini menjadi konfercab dengan jumlah peserta terbanyak kedua setelah Tanah Datar. Mudah-mudahan seluruh wartawan yang hadir nantinya bergabung menjadi anggota PWI,” ucap Widya.

Ia juga menyebutkan bahwa terdapat tiga kandidat yang bersaing memperebutkan kursi Ketua PWI Pesisir Selatan, dengan jumlah pemilih sebanyak sembilan orang. Widya berharap siapapun yang terpilih nantinya dapat diterima seluruh anggota tanpa menyisakan perpecahan.

“Tidak ada lagi kubu-kubuan setelah pemilihan. Mari kita dukung bersama ketua terpilih agar PWI Pesisir Selatan semakin maju. Wartawan harus terus menjunjung tinggi kode etik, objektivitas, serta menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional,” pungkasnya.

 

Kehadiran tokoh masyarakat, Ketua Baznas Pesisir Selatan, Yose Leonando, turut mewarnai jalannya konfercab. Ia mengaku memiliki kedekatan emosional dengan kalangan wartawan dan menilai dinamika serta perbedaan pendapat adalah hal yang wajar dalam dunia jurnalistik.

“Saya bangga berteman dengan wartawan. Kadang berdebat, bahkan bertengkar, tapi ujung-ujungnya tetap ngopi bersama. Itu menunjukkan silaturahmi tetap terjaga,” katanya disambut tepuk tangan meriah dari para peserta.

Meski demikian, Yose mengingatkan bahwa profesi wartawan adalah profesi mulia yang dilindungi undang-undang sebagai pilar keempat demokrasi. Ia meminta agar profesi ini tidak dijadikan alat untuk menjatuhkan seseorang atau kepentingan tertentu.

“Jalankan tugas sesuai Undang-Undang Pers dan kode etik. Siapa pun yang terpilih nanti adalah nahkoda baru PWI Pesisir Selatan. Setelah konfercab selesai, jangan ada lagi perbedaan di antara kandidat maupun pendukungnya. Kita semua bersaudara,” tuturnya.

 

Konfercab secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Pesisir Selatan, Wendi, yang mewakili Bupati Hendrajoni. Dalam sambutannya, Wendi menyampaikan salam dan pesan langsung dari Bupati yang berharap konfercab berlangsung sukses dan menghasilkan pemimpin terbaik bagi PWI Pesisir Selatan ke depan.

Ia juga mengapresiasi antusiasme peserta yang berasal dari berbagai latar belakang profesi namun tetap memiliki semangat yang sama untuk memajukan organisasi wartawan.

“Bapak Bupati sangat mendukung kegiatan ini. Bahkan beliau berpesan kepada tamu dari luar daerah agar menikmati destinasi wisata unggulan Pesisir Selatan seperti Pantai Carocok dan Kawasan Wisata Mandeh,” ujar Wendi.

Lebih jauh, Wendi menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan berkomitmen untuk terus mendukung program-program PWI, termasuk membuka peluang pemberian dana hibah bagi organisasi tersebut melalui perubahan anggaran.

“Kami yakin seluruh kandidat yang maju merupakan putra-putri terbaik. Siapa pun yang terpilih nantinya semoga mampu membawa PWI Pesisir Selatan semakin maju, profesional, dan semakin berkontribusi bagi pembangunan daerah,” katanya.

 

Konfercab PWI Pesisir Selatan periode 2026-2029 ini diharapkan tidak hanya melahirkan kepengurusan baru yang solid, tetapi juga memperkuat soliditas organisasi dan meningkatkan profesionalisme wartawan. Lebih dari itu, forum ini menjadi pengingat akan pentingnya peran pers sebagai pilar demokrasi yang independen, berintegritas, dan selalu berpihak pada kepentingan publik.

Dengan semangat kebersamaan yang telah terjalin, insan pers Pesisir Selatan siap mengemban amanat jurnalistik dan terus mengawal jalannya demokrasi di daerah dengan penuh tanggung jawab.

(Reporter; Efrizal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *