Beranda DAERAH PASAMAN BARAT Arpan H Siregar : Tahun Ini Perkim Dapat Anggaran 38 Milyar

Arpan H Siregar : Tahun Ini Perkim Dapat Anggaran 38 Milyar

86

Sumbar.Kabardaerah.com– Pasbar, Anggaran Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) tahun ini yang bersumber dari APBD dan APBN sebesar Rp.38.843.114.387 dengan 72 paket pembangunan. Sedangkan anggaran pada tahun sebelumnya sebesar Rp.44.810.000.000 dengan 160 paket.

“Ini bisa dilihat ada terjadinya penurunan anggaran di Perkim sebesar 15 persen termasuk seluruh OPD tahun ini. Disebabkan adanya kebijakan Pemkab Pasbar untuk memangkas anggaran yang digunakan untuk kegiatan Porprov dan pembangunan RSUD di Ujung Gading,” ujar Kepala Dinas Perkim Ir Arpan H Siregar MT di ruang kerjanya, (11/4).

Dikatakan Arpan, Dana Rp.38.843.114.387 itu semua diperuntukkan bukan untuk kegiatan pembangunan fisik saja, tetapi sudah merangkul semua dengan kegiatan Kantor.

Kepala Dinas Perkim Ir Arpan H Siregar MT di ruang kerjanya

“Untuk kegiatan fisik, kami telah menganggarkan sebanyak 72 paket, yang terdiri dari pembangunan jalan lingkung sebanyak 55 paket dengan total anggaran Rp.20.090.000.000.

“Kemudian pembangunan drainase sebanyak 17 paket dengan anggran Rp.6.675.000.000. Seluruh paket itu dilelang atau ditenderkan melalui ULP,” ucapnya.

Selain dari APBD dikatakan Arpan, Perkim juga mendapat bantuan dari Pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) yakni, pembangunan Septitank sebanyak 20 unit dengan total biaya Rp.1.244.500.000, dan selanjutnya pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sekitar 200 unit dengan total anggaran sebesar Rp.3.007.000.000,” katanya.

“Pembangunan Septitank dan RTLH dikerjakan secara swakelola oleh masyarakat, dengan Anggaran perunit untuk RTLH sebesar Rp15.000.000,” ungkap Arpan.

Untuk itu Arpan berharap, dengan adanya pembangunan jalan lingkung dan drainase, dapat mengurangi kawasan kumuh dan menjadikan kawasan itu bersih dan sehat, dan bisa juga dilalui kendaraan roda empat, baik dimusim hujan maupun dimusim panas.

“Dengan dibangunnya RTLH dan Septitank oleh pemerintah, masyarakat dapat memiliki Rumah standar yang layak huni. Mudah-mudahan masyarakat yang mendapat RTLH bisa merawat dan menjaga  rumah tersebut.

Arpan juga menyampaikan, bagi masyarakat yang belum dapat bantuan, agar dapat bersabar karena sifatnya bertahap setiap tahunnya,” pinta Arpan. (KD Irfan)