Sukseskan Pengangkatan Datuak, Suku Kampai Jo Mangkuto Gelar Musyawarah Adat di air Haji

 

PESISIR SELATAN, KABARDAERAH. – Ratusan anggota keluarga besar Suku Kampai Jo Mangkuto menggelar musyawarah adat di Nagari Air Haji Tenggah, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Kamis (30/7/2026) malam. Kegiatan ini digelar untuk mematangkan persiapan prosesi malewakan atau pengangkatan datuak yang rencananya akan berlangsung pada 26 September mendatang.

Oplus_16908288

Musyawarah yang berlangsung di kawasan Tanjung Medan, Air Haji, itu dihadiri oleh seluruh elemen dari Suku Kampai Ampek Paruik. Hadir dalam pertemuan tersebut perwakilan dari Rajo Bilang, Sari Dano, Rajo Bagindo, serta Mandaro Kampai. Selain itu, rombongan dari kaum Kampai Sutan Maliputi juga turut memenuhi undangan.

Agenda utama pertemuan tersebut adalah membahas teknis pelaksanaan pengangkatan Adrianto Datuak Jo Mangkuto sebagai penghulu di lingkungan kaum tersebut. Prosesi adat ini dinilai penting sebagai bentuk regenerasi kepemimpinan adat di tengah masyarakat Minangkabau.

Dalam kegiatan tersebut, panitia pelaksana resmi dibentuk. Ketua pelaksana dipercayakan kepada Deni, sedangkan posisi bendahara dipegang oleh Iqbal yang merupakan bagian dari kaum Jo Mangkuto.

Deni mengatakan, seluruh persiapan baik dari sisi perlengkapan adat, konsumsi, hingga tata cara upacara akan dilakukan secara matang. Ia juga mengimbau seluruh dunsanak untuk terus menjaga kekompakan hingga pelaksanaan acara nanti.

“Kami akan persiapkan semuanya dengan baik. Ini adalah agenda besar kaum kita, sehingga perlu kerja sama dari semua pihak. Mudah-mudahan acara berjalan lancar sesuai dengan pakem adat yang berlaku,” ujar Deni di hadapan para peserta musyawarah.

Sementara itu, Iqbal selaku bendahara menyampaikan apresiasi kepada seluruh dunsanak yang telah hadir dalam musyawarah malam itu. Menurutnya, kehadiran mereka menunjukkan semangat kebersamaan yang tinggi dalam menjaga tradisi adat Minangkabau.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua dunsanak yang sudah meluangkan waktu dan tenaga untuk hadir di sini. Dukungan dan kebersamaan ini sangat berarti bagi kelancaran acara nanti,” ucap Iqbal.

Prosesi malewakan atau pengangkatan datuak sendiri merupakan tradisi turun-temurun dalam adat Minangkabau. Seorang yang diangkat sebagai datuak dianggap memiliki kapasitas untuk memimpin kaum, menjadi panutan, serta menjaga marwah keluarga besar.

Masyarakat setempat berharap, pengangkatan Adrianto Datuak Jo Mangkuto dapat membawa berkah dan kemajuan bagi kaum Suku Kampai Jo Mangkuto ke depannya. Saat ini, panitia terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak agar acara yang digelar pada 26 September nanti berlangsung khidmat dan lancar. (EF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *