
PADANG PARIAMAN — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Padang Pariaman sepanjang Jumat (14/8/2026) memicu terjadinya tanah longsor di Nagari Sikucur Utara, Kecamatan V Koto Kampung Dalam, Sabtu (15/8/2026).
Material tanah dari tebing bukit yang berada di samping rumah warga longsor dan menimpa bagian dinding rumah milik Zepli. Akibatnya, dinding rumah tersebut mengalami roboh setelah tidak mampu menahan tekanan material tanah yang meluncur dari lereng bukit.
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu dini hari. Posisi rumah yang berada tidak jauh dari lereng bukit membuat bangunan tersebut cukup rentan terdampak longsor ketika hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
Beruntung, dalam kejadian itu tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Zepli bersama keluarganya dilaporkan dalam kondisi aman, meskipun sebagian bangunan rumah mengalami kerusakan dan material tanah masuk ke bagian rumah.
Mengetahui kejadian tersebut, Bhabinkamtibmas Nagari Sikucur Utara, Brigadir Randi Mandala, yang merupakan personel Polsek V Koto Kampung Dalam, langsung turun ke lokasi untuk membantu warga.
Brigadir Randi Mandala tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga ikut berjibaku bersama masyarakat membersihkan material tanah dan puing-puing dinding rumah yang roboh. Dengan peralatan seadanya, petugas bersama warga bergotong royong menyingkirkan tanah yang masuk ke dalam rumah agar tidak semakin mengganggu aktivitas keluarga korban.
Kapolsek V Koto Kampung Dalam, AKP Manahan Afrianto Simatupang, melalui Bhabinkamtibmas Brigadir Randi Mandala, mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, khususnya tanah longsor, mengingat curah hujan masih cukup tinggi.
Warga yang tinggal di sekitar lereng bukit maupun kawasan yang rawan longsor diminta untuk memperhatikan kondisi lingkungan sekitar. Apabila terjadi hujan deras dalam waktu cukup lama, masyarakat diharapkan lebih waspada dan segera mencari tempat yang aman apabila melihat adanya tanda-tanda pergerakan tanah.
Selain itu, masyarakat juga diharapkan segera melaporkan kepada pemerintah nagari, kepolisian maupun pihak terkait apabila menemukan kondisi tebing yang mulai retak, tanah bergerak, atau material longsor yang berpotensi membahayakan rumah dan warga.
Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat dalam penanganan kejadian tersebut mendapat respons positif dari warga. Selain menjaga keamanan dan ketertiban, personel kepolisian juga menunjukkan kepedulian dengan turun langsung membantu masyarakat yang terdampak bencana.
Gotong royong bersama warga diharapkan dapat mempercepat proses pembersihan rumah sehingga keluarga Zepli dapat kembali beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman.
Masyarakat di Kecamatan V Koto Kampung Dalam juga diingatkan untuk tidak mengabaikan potensi bencana selama kondisi cuaca masih tidak menentu. Hujan deras yang berlangsung cukup lama dapat meningkatkan risiko longsor, terutama di kawasan perbukitan dan permukiman yang berada dekat lereng.
Pihak kepolisian bersama pemerintah nagari akan terus melakukan pemantauan terhadap wilayah yang berpotensi mengalami bencana serta mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan apabila terjadi hujan deras. (*)


