KONI Padang Pariaman Ikut Meriahkan Mauluik Gadang 2026, Sumbang Bungo Lado Rp5,4 Juta

Padang Pariaman _ Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Padang Pariaman turut berpartisipasi dalam memeriahkan kegiatan Mauluik Gadang tahun 2026 yang digelar di Masjid Raya Ali Mukhni, Nagari Paritmalintang, Kecamatan Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (25/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, keluarga besar KONI Kabupaten Padang Pariaman ikut membuat dan menyerahkan bungo lado atau pohon uang sebagai bentuk dukungan terhadap tradisi keagamaan dan budaya masyarakat dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Bungo lado yang diberikan KONI Padang Pariaman tersebut memiliki nilai sebesar Rp5,4 juta. Dana tersebut dikumpulkan melalui tradisi badoncek yang melibatkan keluarga besar KONI Padang Pariaman.

Ketua KONI Kabupaten Padang Pariaman, Asmadi Basir, mengatakan keikutsertaan KONI dalam kegiatan Mauluik Gadang bukan hanya sebagai bentuk partisipasi organisasi, tetapi juga sebagai upaya untuk ikut menjaga dan melestarikan tradisi badoncek yang telah menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat Minangkabau.

Menurutnya, semangat kebersamaan dan gotong royong yang tercermin dalam tradisi bungo lado sejalan dengan nilai-nilai yang selama ini dibangun dalam dunia olahraga.

“Ini merupakan bentuk kebersamaan keluarga besar KONI Padang Pariaman. Melalui badoncek, kita bersama-sama mengumpulkan dana untuk kemudian dijadikan bungo lado dan diserahkan dalam rangka memeriahkan Mauluik Gadang,” ujar Asmadi Basir.

Ia menyebut, kegiatan seperti Mauluik Gadang memiliki makna penting bagi masyarakat karena tidak hanya menjadi momentum untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarwarga maupun berbagai unsur yang ada di Kabupaten Padang Pariaman.

Asmadi menambahkan, KONI Padang Pariaman berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan positif yang dilaksanakan masyarakat, khususnya kegiatan yang mampu memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian sosial dan pelestarian budaya lokal.

“Semangat badoncek ini mengajarkan kita untuk saling membantu dan berbagi. Nilai seperti ini juga sangat penting dalam membangun olahraga di Padang Pariaman, karena prestasi tidak bisa dicapai sendiri, tetapi membutuhkan kebersamaan dan dukungan banyak pihak,” katanya.

Sementara itu, keberadaan bungo lado menjadi salah satu hal yang menarik dalam pelaksanaan Mauluik Gadang di Masjid Raya Ali Mukhni. Bungo lado tersebut dihias dan ditempatkan bersama sumbangan dari berbagai pihak yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan.

Tradisi bungo lado sendiri merupakan salah satu bentuk kebersamaan masyarakat dalam mengumpulkan sumbangan. Sumbangan berasal dari berbagai kalangan, kemudian diwujudkan dalam bentuk pohon uang yang menjadi simbol kepedulian dan gotong royong.

Kegiatan Mauluik Gadang tahun 2026 di Masjid Raya Ali Mukhni Nagari Paritmalintang turut melibatkan berbagai unsur masyarakat, pemerintah daerah, organisasi, sekolah, instansi, serta pihak swasta.

Partisipasi KONI Padang Pariaman dengan sumbangan bungo lado senilai Rp5,4 juta diharapkan semakin menambah semarak pelaksanaan Mauluik Gadang sekaligus menunjukkan kepedulian keluarga besar KONI terhadap kegiatan sosial dan keagamaan di daerah tersebut.

Bagi KONI Padang Pariaman, keikutsertaan dalam kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan dengan masyarakat. Tidak hanya berfokus pada pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga, KONI juga ingin hadir sebagai bagian dari masyarakat Padang Pariaman dalam berbagai kegiatan sosial dan budaya.

Dengan semangat badoncek, keluarga besar KONI Padang Pariaman berharap kegiatan Mauluik Gadang dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat bagi masyarakat. Tradisi yang mengedepankan kebersamaan tersebut diharapkan tetap dipertahankan dan diwariskan kepada generasi berikutnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *