Viral!! Sopir Pemprov Sumbar Ngaku Dipukuli Oleh Oknum Polisi Usai Berselisih di Jalan Menuju BIM

Padang, KabarDaerah.com – Sebuah unggahan di media sosial (medsos) @bill_irzano yang berdurasi 0.27 detik dan berisi dugaan penganiayaan terhadap seorang sopir dinas Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menjadi perhatian publik. Dalam unggahan tersebut, pengemudi mengaku mengalami pemukulan yang diduga dilakukan oleh seorang anggota kepolisian usai terjadi perselisihan di jalan menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Jum’at (07/08/26).

Berdasarkan narasi yang beredar, peristiwa itu bermula saat pengemudi mengendarai mobil dinas menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM) untuk menjemput seorang pejabat. Ia mengaku menyalip kendaraan dari sisi kiri ketika kondisi jalan sedang lengang.

Menurut pengakuannya, manuver tersebut memicu kemarahan rombongan kendaraan yang disebut merupakan kendaraan anggota kepolisian. Pengemudi mengklaim diminta menghentikan kendaraan dan didatangi beberapa orang.

Dalam unggahan itu, ia mengakui kesalahannya karena menyalip dari sisi kiri serta telah beberapa kali meminta maaf. Namun, ia mengaku tetap menerima pukulan yang mengenai bagian mata hingga menyebabkan kacamatanya rusak.

‎Unggahan tersebut juga mempertanyakan dugaan tindakan kekerasan yang disebut dilakukan oleh aparat penegak hukum dan meminta agar kasus tersebut mendapat perhatian.

“Katanya penegak hukum, kok penganiayaan,” ucap penggugah.

Penggugah juga tag sebuah akun. Setelah media KabarDaerah.com mengecek akun tersebut, ternyata oknum Pejabat Utama (PJU) Polda Sumbar.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai kronologi maupun kebenaran atas tuduhan yang disampaikan dalam unggahan tersebut.

‎Redaksi masih berupaya menghubungi pihak terkait untuk memperoleh konfirmasi dan akan memperbarui informasi apabila telah ada pernyataan resmi.

 

 

Penulis  :  Robbie

Editor    :  Falsanar

Penulis: RobbieEditor: Falsanar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *