Tanah Datar// kabardaerah.com
Memasuki hari ketiga pasca banjir bandang dan longsor, Bupati Tanah Datar Eka Putra bersama Wakil Bupati Ahmad Fadly kembali meninjau sejumlah titik terdampak, Jumat (28/11). Fokus kunjungan kali ini tidak hanya pada penyaluran bantuan, tetapi juga pengamanan warga di wilayah berisiko tinggi.
Di Nagari Batipuah Baruah, Bupati menerima laporan langsung dari camat dan para wali nagari terkait kebutuhan mendesak masyarakat. Untuk memastikan suplai pangan tidak terputus, pemerintah daerah menurunkan mobil dapur umum.
Usai salat Jumat, rombongan menyalurkan sembako ke Nagari Singgalang dan Tambangan. “Bantuan awal ini kita berikan untuk meringankan beban masyarakat. Semoga mereka tabah menghadapi ujian ini,” ujar Bupati.
Rombongan kemudian meninjau titik kritis di jembatan kembar perbatasan Padangpanjang–Tanah Datar, lokasi di mana dua warga setempat menjadi korban. Kondisi badan jalan di Lembah Anai juga makin parah karena tergerus arus sungai.
Bupati kembali mengingatkan warga di bantaran sungai dan lereng rawan untuk segera mengungsi sebelum terjadi bencana susulan. Ia juga meminta masyarakat menjauhi lokasi pembersihan material di jembatan kembar karena risiko masih tinggi.
“Keselamatan adalah yang utama. Jangan mengambil risiko di tengah cuaca ekstrem,” tegas Eka Putra(BDoys)












