Polres Pesisir Selatan Lepas Purnawirawan dengan Penghargaan Tertinggi

 

PESISIR SELATAN, KABARDAERAH.Com – Suasana haru dan kebanggaan menyelimuti Halaman Mapolres Pesisir Selatan, Jumat (12/12/2025) siang. Tiga personel yang telah mengabdikan puluhan tahun hidupnya untuk menjaga kamtibmas di wilayah pesisir barat Sumatera itu, hari ini secara resmi memasuki masa purna bakti. Dalam sebuah upacara penuh khidmat, Kapolres Pesisir Selatan memimpin langsung prosesi perpisahan sebagai bentuk apresiasi tertinggi institusi.

Pukul 14.00 WIB tepat,komando keras Komandan Upacara membelah kesunyian. Pasukan yang terdiri dari Perwira, Bintara, hingga ASN Polres Pesisir Selatan, berdiri tegak dalam formasi sempurna. Mereka memberi penghormatan terakhir kepada tiga senior yang akan mengakhiri pengabdiannya: AKBP (Purn) Alwi Haskar, S.H., M.M., Kompol (Purn) Nofrianda, dan Pengatur TK I (Purn) Yuliwarti.

Di bawah komando pimpinan pelaksana, Kapolres Pesisir Selatan AKBP Derry Indra, S.I.K., M.H., upacara dilaksanakan dengan penuh ketertiban dan muatan makna. Prosesi ini bukan sekadar ritual formalitas, melainkan pesan kuat tentang nilai pengabdian dalam institusi Polri.

Momen paling sentral adalah pembacaan Surat Keputusan Kapolres Pesisir Selatan Nomor:Kep/48/XII/2025 tentang Pemberian Penghargaan. Surat itu menjadi legitimasi resmi atas dedikasi tak ternilai yang telah diberikan ketiga personel selama bertugas.

Dalam sambutannya, Kapolres AKBP Derry Indra menegaskan bahwa upacara purna bakti adalah manifestasi apresiasi pimpinan terhadap kinerja dan loyalitas personel.

“Ini adalah bentuk penghargaan kita kepada mereka yang telah menunjukkan kinerja terbaik, baik di lapangan operasional maupun di fungsi staf yang mendukung. Pengabdian mereka adalah fondasi bagi keberhasilan Polres Pesisir Selatan,” ujar Derry Indra.

Ia juga menyampaikan pesan strategis bagi seluruh personel yang masih aktif. “Momen ini harus menjadi cermin dan teladan. Mari terus tingkatkan kinerja tanpa pernah merasa puas. Dinamika tantangan keamanan selalu berkembang, dan itu menuntut peningkatan kualitas pengetahuan serta keterampilan kita setiap saat,” tambahnya, menitipkan semangat regenerasi yang kuat.

Usai penyematan tanda jasa,rangkaian ritual simbolis pun berlangsung mengharukan. Kapolres sendiri yang memimpin pengalungan bunga dan penyerahan bucket bunga kepada ketiga purnawirawan sebagai tanda kasih dan terima kasih segenap keluarga besar Polres.

Momen paling ikonik terjadi ketika ketiga personel purna bakti secara perlahan memasuki Gerbang Pedang Pora. Gerbang kehormatan yang dibentuk oleh pedang-pedang yang diacungkan oleh rekan sejawat ini menjadi simbol peralihan status: dari seorang prajurit aktif menjadi seorang veteran yang telah menyelesaikan tugasnya dengan baik. Setiap langkah di bawah gerbang itu adalah langkah penuh kebanggaan menuju babak baru kehidupan.

Upacara ditutup dengan pembacaan doa untuk kesuksesan dan kesehatan di masa purna bakti, serta sesi foto bersama yang mengabadikan ikatan yang takkan pernah terputus.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 16.30 WIB ini berjalan lancar dan tertib.Situasi keamanan selama acara terpantau sangat kondusif, mencerminkan profesionalisme penyelenggara.

Acara formal kemudian ditutup dengan ramah tamah antar seluruh personel, mengisi sisa sore dengan kenangan, cerita, dan tawa, mengukuhkan bahwa ikatan batin di kesatuan tetap terjaga meski status tugas telah berubah. Polres Pesisir Selatan sekali lagi menunjukkan bahwa penghargaan terhadap manusia di balik seragam adalah nilai inti yang dijunjung tinggi. (EF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *