PESISIR SELATAN, KABARDAERAH.Com – Di tengah kondisi darurat bencana banjir yang masih melanda, Polres Pesisir Selatan melalui Kasidokkes menggelar bakti kesehatan bagi korban banjir di Nagari Kapelgam, Kecamatan Bayang. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (29/11/2025) pukul 09.30 hingga 14.39 WIB ini merupakan bentuk kepedulian institusi kepolisian terhadap kondisi kesehatan warga terdampak.
Tim kesehatan yang terdiri dari Kasidokkes Polres, dokter mitra, dan personel Polres Pesisir Selatan memberikan pelayanan kesehatan komprehensif di posko tanggap darurat bencana Kabupaten Pesisir Selatan. Tidak hanya melayani warga yang datang ke posko, tim juga secara proaktif mendatangi dan mengunjungi korban banjir yang sedang sakit dan tidak mampu menjangkau posko kesehatan.
“Kami memprioritaskan penanganan kesehatan bagi warga terdampak banjir, mengingat kondisi lingkungan pasca banjir rentan menimbulkan berbagai penyakit,” ujar perwakilan tim kesehatan Polres Pesisir Selatan.
Kegiatan bakti kesehatan ini berhasil melayani 39 warga yang memerlukan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan. Pelayanan mencakup pemeriksaan umum, konsultasi kesehatan, serta pemberian obat-obatan secara gratis.
“Kondisi air banjir yang tidak higienis berpotensi menimbulkan penyakit kulit, infeksi, dan gangguan pencernaan. Untuk itu, selain pengobatan, kami juga memberikan edukasi kesehatan tentang pentingnya menjaga kebersihan di lingkungan pengungsian,” tambahnya.
Kepedulian ini mendapat respons positif dari warga. Seorang warga, Ibu Sari (42) mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Setelah tiga hari mengungsi, anak saya mulai batuk dan demam. Alhamdulillah dengan adanya bakti kesehatan ini, anak saya bisa berobat tanpa harus pergi jauh.”
Komitmen Polres Pesisir Selatan dalam penanganan dampak banjir tidak hanya pada aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, termasuk pelayanan kesehatan. Langkah ini diharapkan dapat mencegah timbulnya wabah penyakit pasca banjir dan menjaga kondisi kesehatan warga tetap stabil di tengah musibah yang melanda. (EF)












