PESISIR SELATAN, KABARDAERAH.Com – Di tengah upaya pemulihan pascabencana, Kepolisian Resor (Polres) Pesisir Selatan kembali menunjukkan peran krusialnya sebagai garda terdepan penanganan darurat. Melalui pengoperasian Dapur Umum yang dikelola secara profesional, sebanyak 205 kotak makanan siap saji berhasil didistribusikan kepada masyarakat terdampak, relawan, dan perangkat nagari di sejumlah lokasi prioritas, Rabu (10/12/2025).
Kegiatan kemanusiaan yang digerakkan sejak pukul 10.00 WIB itu dipimpin langsung oleh Kabag Logistik Polres Pesisir Selatan, AKP Zulhermansyah. Di bawah komandonya, proses mulai dari penyiapan, pengemasan, hingga pendistribusian berjalan tertib dan efisien, mencerminkan kesiapan logistik yang matang di masa tanggap darurat.
“Fokus kami adalah memastikan bantuan pangan tepat sasaran dan tepat waktu, terutama di wilayah-wilayah yang masih kesulitan akses. Dapur Umum ini menjadi tulang punggung dukungan logistik bagi masyarakat maupun para relawan yang bertugas,” tegas AKP Zulhermansyah dalam keterangannya.
Paket makanan tersebut secara khusus dialirkan ke sejumlah titik rawan, antara lain Kampung Koto, Simpang Tigo Koto Muara Air, Subarang Muara Air, Koto Ranah, Puluik-Puluik, dan Simpang Bayang Sani. Selain warga, bantuan juga menyasar Wali Nagari, tim relawan, serta tenaga lokal yang aktif dalam proses pemulihan, sebagai bentuk apresiasi dan dukungan moral.
Operasi logistik ini tidak hanya sekadar membagikan makanan, tetapi juga memperkuat koordinasi dan rasa aman di tengah masyarakat. Kehadiran Dapur Umum yang dikelola Polri menjadi simbol ketangguhan dan kepedulian negara dalam meringankan beban penderitaan korban bencana.
“Keberhasilan mendistribusikan 205 paket makanan ini adalah bukti nyata komitmen Polri, khususnya Polres Pesisir Selatan, dalam menjalankan fungsi pelayanan dan perlindungan masyarakat, bahkan di saat-saat terberat,” tambah AKP Zulhermansyah.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polres Pesisir Selatan untuk mendukung percepatan pemulihan, terutama di Nagari-nagari Bayang Utara, yang termasuk wilayah terdampak signifikan. Ke depan, Dapur Umum akan terus dioperasikan sesuai kebutuhan dan evaluasi kondisi lapangan.
Dengan sinergi yang terjaga antara unsur kepolisian, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat, diharapkan pemulihan wilayah terdampak bencana dapat berjalan lebih cepat, tertib, dan penuh empati. (EF)










