Kota Pariaman, KabarDaerah.com – Proses renovasi bangunan SDN 21 Jalan Kareta Api yang berada di Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, kini telah mencapai sekitar 50 persen. Pengerjaan rehabilitasi sekolah tersebut terus dikebut agar dapat selesai sesuai target dan bisa dimanfaatkan pada tahun ajaran baru Juli 2026.
Kepala SDN 21 Jalan Kareta Api, Buyung, mengatakan renovasi sekolah ini merupakan bantuan dari pemerintah pusat melalui program bantuan presiden (Banpres) dengan total anggaran mencapai Rp1,1 miliar. Bantuan tersebut difokuskan untuk memperbaiki sejumlah fasilitas sekolah yang selama ini membutuhkan perhatian serius.
“Alhamdulillah, progres pembangunan saat ini sudah sekitar 50 persen. Kami terus mengupayakan agar saat tahun ajaran baru nanti, minimal tujuh ruang kelas atau lokal sudah bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar,” ujar Buyung, Kamis (18/06/26).
Menurutnya, rehabilitasi ini sangat penting untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan siswa maupun tenaga pendidik saat berada di lingkungan sekolah. Sejumlah bagian bangunan yang menjadi sasaran utama renovasi meliputi atap bangunan, loteng serta lantai ruang kelas yang sebelumnya mengalami kerusakan dan penurunan kualitas.

Perbaikan atap dilakukan untuk mengatasi kebocoran yang kerap terjadi saat hujan turun. Sementara renovasi loteng bertujuan memperkuat struktur bangunan agar lebih aman. Adapun pembenahan lantai dilakukan untuk menciptakan ruang belajar yang lebih nyaman bagi siswa.
Buyung berharap seluruh proses pengerjaan berjalan lancar tanpa kendala berarti sehingga target penyelesaian pada Juli 2026 dapat tercapai. Dengan selesainya renovasi ini, aktivitas belajar mengajar di sekolah diharapkan menjadi lebih optimal.
“Kami tentu berharap pekerjaan selesai tepat waktu. Jika minimal tujuh lokal sudah rampung saat masuk sekolah nanti, maka proses pembelajaran bisa kembali berjalan dengan lebih baik dan nyaman,” tambahnya.
Renovasi SDN 21 Jalan Kareta Api ini juga disambut positif oleh para orang tua murid dan masyarakat sekitar. Mereka menilai pembenahan sarana pendidikan merupakan langkah penting dalam mendukung kualitas pendidikan di Kota Pariaman.
Dengan adanya bantuan Banpres tersebut, diharapkan fasilitas pendidikan di sekolah-sekolah negeri semakin memadai, sehingga mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung peningkatan prestasi siswa. (**)










