PESISIR SELATAN, KABARDAERAH.Com – Di tengah hiruk-pikuk dinamika sosial masyarakat, pendekatan keamanan kini tak hanya mengandalkan pengerahan personel di jalan raya atau razia. Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Basa Ampek Balai Tapan (BAB Tapan) memilih jalan lain: menyambut subuh bersama warga di masjid.
Pada Jumat (16/7/2026) pukul 05.00 WIB, Kapolsek BAB Tapan, Iptu Usman Kamal, S.H., M.M., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) melaksanakan kegiatan Gerakan Subuh Berjemaah (GSB) sekaligus Safari Subuh di Masjid Babussalam Bakir, Kenagarian Batang Betung, Kecamatan BAB Tapan.
Kegiatan yang mengusung tema “BASULING SAJA”—singkatan dari Bersama Subuh Keliling Sapa Jemaah—ini bukan sekadar seremonial keagamaan. Lebih dari itu, acara tersebut menjadi ruang dialog antara aparat keamanan dan masyarakat dalam suasana yang penuh ketenangan.
Dalam kesempatan itu, Iptu Usman Kamal menyampaikan tausiah yang diselingi pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia mengajak para jemaah untuk aktif menjaga lingkungan masing-masing dan tidak segan melapor jika ada hal-hal mencurigakan.
“Ini adalah cara kami hadir di tengah masyarakat. Bukan sebagai aparat yang menakutkan, tetapi sebagai saudara yang siap mendengar dan membantu. Semoga dengan Basuling Saja, kepercayaan masyarakat kepada polisi semakin kuat,” ujar Kapolsek BAB Tapan kepada para jemaah yang hadir.
Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Camat BAB Tapan, Kepala Kantor Agama Urusan (KAU) Kecamatan BAB Tapan, Pj. Wali Nagari Batang Betung, serta jajaran pengurus Masjid Babussalam. Sebanyak kurang lebih 30 orang jemaah tampak mengikuti rangkaian acara dengan khusyuk hingga usai.
Menariknya, Safari Subuh ini bukan kegiatan insidental. Kapolsek BAB Tapan menegaskan bahwa program serupa akan rutin dilaksanakan sebanyak dua hingga tiga kali dalam sepekan, dengan lokasi masjid yang berbeda-beda secara bergilir di seluruh wilayah hukum Polsek BAB Tapan.
Langkah ini dinilai strategis untuk menjalin silaturahmi yang lebih erat sekaligus menyerap secara langsung aspirasi dan keluhan masyarakat dari tingkat paling bawah. Dengan begitu, potensi gangguan keamanan dapat dideteksi dan dicegah secara dini.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Kapolsek BAB Tapan dalam laporan resminya menyampaikan bahwa situasi di wilayah tersebut terkendali dan akan terus memantau perkembangan lebih lanjut untuk dilaporkan secara berkala kepada pimpinan.
Dengan gebrakan “Basuling Saja”, Polsek BAB Tapan membuktikan bahwa kedekatan emosional antara polisi dan rakyat bisa dimulai dari langkah kecil, bahkan sejak dini hari di atas sajadah.
(Reporter; Efrizal)










