
Padang Pariaman – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Padang Pariaman yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Padang Pariaman, Firman, turut mendampingi jajaran Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Provinsi Sumatera Barat.
dalam melaksanakan kunjungan kemanusiaan ke Pondok Pesantren Bustanul Yaqin. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian nyata pasca musibah kebakaran yang melanda lingkungan pendidikan Islam tersebut beberapa waktu lalu.
Rombongan kunjungan dipimpin langsung oleh Ketua DPW PKB Sumatera Barat, Firdaus, dan turut didampingi Sekretaris Dewan Syuro DPW PKB Sumatera Barat, Buya Drs. Idarussalam Tuanku Sutan.
Kedatangan rombongan ini bertujuan untuk menyerahkan bantuan sosial sekaligus memberikan dukungan moril guna menguatkan semangat seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Bustanul Yaqin di tengah musibah yang menimpa mereka.
Selain Firman yang juga merupakan anggota legislatif daerah, turut hadir mendampingi rombongan Sekretaris DPC PKB Padang Pariaman, Nurdin Tuanku Sutan.
Kegiatan ini menjadi bukti sinergi antara jajaran partai tingkat provinsi dan kabupaten dalam merespons cepat kesulitan yang dialami masyarakat, terutama lembaga pendidikan yang berperan besar dalam mencetak generasi berilmu dan berakhlak mulia.
Kedatangan rombongan disambut dengan penuh kehangatan oleh Ketua Yayasan Pondok Pesantren Bustanul Yaqin, Buya Dr. Rahamat Sulaiman, didampingi Pimpinan Pondok, Buya Dr. Zainal, serta para pengurus dan seluruh santri yang masih tetap bertekad melanjutkan kegiatan belajar mengajar meski dalam kondisi fasilitas yang belum pulih sepenuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, disampaikan harapan tulus agar bantuan yang disalurkan oleh DPW PKB Sumatera Barat dapat sedikit meringankan beban yang sedang dipikul oleh keluarga besar pesantren.
Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan, kesabaran yang tak terhingga, serta mengganti setiap musibah ini dengan limpahan keberkahan dan kemudahan dalam proses pembangunan kembali seluruh fasilitas pesantren yang terdampak, agar kegiatan pendidikan dan dakwah dapat kembali berjalan lancar, lebih baik, dan lebih maju dari sebelumnya.(*)


