
Padang Pariaman _ Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Padang Pariaman memastikan daerah itu akan ikut serta dan sekaligus menjadi salah satu tuan rumah pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat ke-16 tahun 2026.
Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua KONI Padang Pariaman, Asmadi yang didampingi sekretaris Koni Irwansyah, saat Rapat koordinasi Tuan Rumah Porprov ke XVI, di Ruang Sekda Padang Pariaman, Jum’at (31/7/2026).
Ia menjelaskan, penyelenggaraan Porprov kali ini menggunakan konsep “Porprov Bersama”. Artinya, tanggung jawab pelaksanaan tidak hanya dipikul satu daerah, melainkan diserahkan kepada 19 kabupaten dan kota se-Sumatera Barat. Dari jumlah tersebut, Padang Pariaman ditetapkan sebagai tuan rumah untuk empat cabang olahraga yang telah disepakati.
Keempat cabang olahraga tersebut adalah Sepak Bola, Panjat Tebing, Wood Ball, dan Tarung Derajat.
Masing-masing sudah memiliki lokasi pelaksanaan yang disiapkan secara matang agar dapat berjalan lancar dan sesuai standar yang ditetapkan pengurus provinsi. Pertandingan akan tersebar di beberapa tempat, yaitu Stadion Utama Sikabu Labuak Alung, Gedung Olahraga Sungai Sariak, serta Lapangan Bola Sicincin Sungai Abu-Abu. Sementara itu, cabang panjat tebing akan diselenggarakan di lahan yang telah disiapkan tepat di depan Kantor Kapolres dan di samping Kantor KONI, tepatnya di area Sport Hall.
Selanjutnya, cabang wood ball dilaksanakan di kawasan Kampung Dalam, sedangkan cabang tarung derajat akan bertempat di dalam lingkungan Kantor KONI Padang Pariaman, tepatnya di dalam ruang pertandingan Sport Hall.
Penentuan lokasi ini sudah disesuaikan dengan fasilitas yang tersedia dan kemudahan akses bagi atlet serta penonton. Asmadi menyampaikan, KONI Padang Pariaman mendapat arahan dan harapan tinggi dari Bupati Padang Pariaman agar daerah ini mampu meraih predikat juara umum pada ajang empat tahunan tersebut. Namun demikian, ia juga menyampaikan target yang realistis dan tetap menjaga semangat bertanding.
“Kalau tidak bisa meraih juara pertama, setidaknya kita bisa mempertahankan posisi di juara kedua atau ketiga. Mempertahankan posisi itu tidak kalah sulitnya dibandingkan merebut posisi baru, sehingga butuh kerja keras bersama,” tegasnya.
Untuk mewujudkan target tersebut, KONI membutuhkan dukungan penuh dari berbagai pihak, baik dari unsur Pemerintah Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), maupun masyarakat luas. Dukungan meliputi pembinaan fisik dan mental, sarana prasarana, hingga dukungan anggaran yang memadai.
Koordinasi sudah dilakukan dengan Dinas Pemuda dan Olahraga, BKD, hingga Bupati. Pimpinan daerah menyatakan komitmennya agar Padang Pariaman tampil terbaik. Rencana anggaran pun sudah disusun dan diharapkan dapat segera diajukan ke pimpinan daerah serta DPRD untuk dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2026.
Selain itu, Asmadi juga mengklarifikasi anggapan bahwa Stadion Utama Sikabu mubazir. Menurutnya, fasilitas itu sangat layak dan siap digunakan, tinggal persiapan lebih lanjut agar dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kebanggaan daerah. (*)


