
Padang Pariaman _ Sejarah baru tercipta di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Dewi Ramayanti resmi terpilih sebagai Wali Nagari Koto Dalam Selatan, Kecamatan Padang Sago, sekaligus menjadi perempuan pertama yang memimpin pemerintahan nagari di Kabupaten Padang Pariaman.
Terpilihnya Dewi tidak hanya menandai pergantian kepemimpinan di tingkat nagari, tetapi juga menjadi tonggak penting dalam perjalanan demokrasi lokal. Untuk pertama kalinya, masyarakat Padang Pariaman memberikan mandat kepemimpinan kepada seorang perempuan melalui pemilihan wali nagari yang berlangsung secara demokratis.
Kemenangan Dewi dinilai mencerminkan perubahan cara pandang masyarakat terhadap kepemimpinan. Jika selama ini jabatan wali nagari identik dengan laki-laki, hasil pemilihan tersebut menunjukkan bahwa kompetensi dan kapasitas menjadi pertimbangan utama masyarakat dalam menentukan pemimpin.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari Kabupaten Padang Pariaman menyebut terpilihnya Dewi Ramayanti sebagai momentum penting bagi perkembangan demokrasi di tingkat nagari.
“Ini adalah langkah maju dan bukti bahwa kesetaraan dalam kepemimpinan mulai terwujud. Sebagai pemimpin perempuan pertama, ia membawa harapan baru untuk pembangunan yang lebih inklusif, transparan, dan menyentuh kebutuhan seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya, Minggu (28/6/2026).
Dewi Ramayanti mengatakan amanah yang diberikan masyarakat merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. Menurut dia, kemenangan tersebut bukan semata keberhasilan pribadi, melainkan kemenangan seluruh warga Nagari Koto Dalam Selatan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan kepercayaan ini. Ini bukan kemenangan pribadi, melainkan kemenangan bersama. Saya berkomitmen mendengarkan aspirasi masyarakat dan bekerja untuk memajukan nagari tanpa membedakan latar belakang apa pun,” kata Dewi.
Sejumlah warga menyambut positif hasil pemilihan tersebut. Mereka berharap kepemimpinan baru mampu mempercepat pembangunan infrastruktur, meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat, memperkuat pelayanan publik, serta menjaga keharmonisan sosial di tengah masyarakat.
Lebih jauh, keberhasilan Dewi Ramayanti dinilai menjadi inspirasi bagi perempuan di Padang Pariaman untuk berpartisipasi lebih aktif dalam ruang-ruang pengambilan keputusan, termasuk dalam pemerintahan dan pembangunan daerah.
Dengan lahirnya pemimpin perempuan pertama di tingkat nagari, Kabupaten Padang Pariaman memasuki babak baru dalam sejarah pemerintahan lokal. Kehadiran Dewi Ramayanti diharapkan tidak hanya menghadirkan inovasi dalam tata kelola pemerintahan nagari, tetapi juga memperkuat nilai-nilai demokrasi yang memberi kesempatan setara bagi setiap warga untuk memimpin berdasarkan kemampuan, integritas, dan kepercayaan masyarakat. (*)


