BMKG Minta Warga Sumbar Tingkatkan Kewaspadaan: Hujan Lebat Tiga Hari ke Depan, Daerah Rawan Diminta Siaga

Tanah Datar// kabardaerah.com

Di tengah proses pemulihan pascabencana yang masih berlangsung di berbagai titik Sumatera Barat, BMKG Stasiun Meteorologi Minangkabau kembali mengingatkan warga untuk memperkuat kewaspadaan. Potensi hujan sedang hingga lebat diprakirakan masih akan terjadi hingga 9 Desember 2025.

Prakirawan BMKG, Rafi, menyampaikan imbauan ini tak hanya bersifat informatif, tetapi menjadi alarm kewaspadaan terutama bagi masyarakat di kawasan rawan banjir dan longsor yang dalam beberapa pekan terakhir terus mengalami tekanan cuaca ekstrem.

“Warga di daerah rawan bencana sebaiknya meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar ruangan,” ujar Rafi, Minggu (7/12). Ia menegaskan bahwa kondisi langit Sumbar masih menunjukkan dinamika cuaca aktif berdasarkan citra satelit terbaru.

BMKG mencatat potensi hujan terjadi di 13 wilayah, meliputi Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Tanah Datar, Padang Panjang, Padang Pariaman, Kota Padang, Pesisir Selatan, Pasaman, Kabupaten Solok, Solok Selatan, Sijunjung, dan Dharmasraya. “Hujan dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang, serta mungkin meluas ke wilayah sekitarnya,” tambahnya.

Imbauan ini menjadi penting mengingat sebagian daerah masih dalam tahap pemulihan pascagalodo dan longsor. Dengan risiko susulan yang masih mungkin terjadi, BMKG meminta masyarakat tak mengabaikan tanda-tanda perubahan cuaca, terutama di rentang siang hingga sore—periode yang paling sering memicu cuaca ekstrem.

Peringatan dini ini diharapkan dapat membantu masyarakat mengambil langkah antisipasi, memperkuat kesiapsiagaan, dan meminimalkan dampak bencana lanjutan di Sumatera Barat.(BDoys)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *