Tanah Datar// kabardaerah.com
Di tengah kerusakan masif yang ditinggalkan banjir bandang dan longsor, kepedulian terus berdatangan untuk warga Tanah Datar. Senin (8/12), Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra beserta jajaran tiba di Posko Bantuan Utama Batu Taba, membawa bantuan kemanusiaan senilai Rp78 juta lebih—sebuah bentuk solidaritas lintas daerah yang terasa hangat di tengah situasi sulit.
Riyanda datang didampingi Wakil Wali Kota Jeffry Hibatullah, Ketua TP PKK Yori Riyanda, pimpinan dan anggota DPRD Kota Sawahlunto, Sekda, serta rombongan. Mereka disambut langsung oleh Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly, S.Psi, Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra, serta jajaran pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Wali Kota Riyanda Putra menyampaikan permohonan maaf karena baru sempat hadir ke Tanah Datar. Namun ia menegaskan bahwa keterlambatan itu tidak mengurangi ketulusan niat Sawahlunto untuk membantu.
“Kami turut berdukacita. Alhamdulillah dari pegawai Pemkot terkumpul Rp53 juta lebih, ditambah dukungan DPRD totalnya menjadi Rp78 juta lebih. Semoga ini meringankan beban saudara-saudara kami di Tanah Datar,” ujar Riyanda.
Ketua DPRD Sawahlunto, Susi Haryati, turut menyampaikan harapan agar Tanah Datar segera pulih dan bangkit dari bencana.
Wabup Ahmad Fadly menyampaikan apresiasi mendalam atas bantuan tersebut. Ia menegaskan bahwa kehadiran langsung rombongan Sawahlunto menjadi energi baru bagi masyarakat dan relawan yang masih berjibaku di lapangan.
“Ini kebahagiaan bagi kami. Bantuan ini sangat bermanfaat dan kami doakan menjadi amal ibadah di sisi Allah SWT,” ungkapnya.
Fadly juga memaparkan bahwa meski mitigasi bencana berjalan baik, kerugian materi yang ditinggalkan sangat besar. Data sementara mencatat:
67 rumah hanyut
131 rumah rusak berat
74 rumah rusak sedang
195 rumah rusak ringan
Kerusakan signifikan pada lahan pertanian, irigasi, dan infrastruktur lainnya.Ia juga mengingatkan bahwa Tanah Datar memerlukan dukungan lebih dari pemerintah provinsi dan pusat untuk mempercepat pemulihan.
Ketua DPRD Tanah Datar, Anton Yondra, menegaskan bahwa pihaknya terus bergerak bersama pemda dan relawan. Mereka membagi tim ke berbagai kecamatan terdampak setiap hari.
“Kehadiran Pak Wali Kota hari ini menambah semangat kami di lapangan,” tegasnya.
Peninjauan Lapangan: Melihat Luka Tanah Datar dari Dekat
Usai menyerahkan bantuan, Wali Kota Riyanda dan rombongan bersama Wabup Fadly melanjutkan perjalanan ke Nagari Sumpur, salah satu titik dengan dampak bencana terparah. Di sana, mereka melihat langsung kondisi warga, rumah yang rusak, serta infrastruktur yang perlu penanganan cepat.
Kunjungan ini bukan sekadar seremoni. Kehadiran Sawahlunto di Tanah Datar menunjukkan bahwa bencana yang terjadi di satu daerah adalah duka bersama—dan bahwa solidaritas mampu menjembatani batas administratif, menghadirkan harapan baru bagi penyintas yang masih berjuang bangkit(BDoys)












