Tanah Datar// kabardaerah.com
Tanpa sorotan besar, namun dengan gerak yang konsisten, Relawan Jorong Balimbiang, Nagari Balimbiang, Kecamatan Rambatan kembali mengantarkan bantuan tahap kedua ke wilayah terdampak bencana di Malalo, Minggu (7/12). Bantuan ini bukan sekadar distribusi logistik, tetapi menunjukkan bagaimana solidaritas sebuah kampung kecil bisa memancarkan dampak besar ketika ditopang jejaring yang kuat, dari kampung halaman hingga perantauan.
Bantuan tahap II ini berasal dari tambahan donasi masyarakat Balimbiang serta sumbangan para perantau yang sukses, seperti PT Teratai Jaya milik warga Balimbiang di Pekanbaru, dan dukungan dari CV Garam Tani Makmur di Padang. Kepercayaan yang diberikan para donatur kepada relawan tak lepas dari hubungan baik yang terus dipelihara, salah satunya melalui Apri Yoka, relawan yang aktif mengkoordinasikan penggalangan bantuan.
Namun yang membedakan kunjungan kali ini adalah langkah relawan yang tidak berhenti pada penyaluran sembako, beras, perlengkapan mandi, kain sarung hingga bantuan tunai. Mereka ikut terjun langsung membersihkan rumah-rumah warga yang terdampak. Para relawan—dari kaum laki-laki, ibu-ibu hingga generasi muda—bahkan membawa sendiri mesin semprot air dan peralatan pembersihan demi mempercepat pemulihan di lapangan.
“Kunjungan tahap kedua ini juga dibantu oleh Satgas Nagari Balimbiang yang didampingi Bapak Sekretaris Yasripen, serta tokoh-tokoh masyarakat seperti Niniak Mamak Sy Dt Rajo Mangkuto (Datuak Guguak) dan tokoh pemuda Erizal,” ujar Apri Yoka.
Dalam aksi gotong royong itu, tiga rumah warga berhasil dibersihkan sebelum hujan turun dan membuat kegiatan terpaksa dihentikan. Meski demikian, upaya hari itu menunjukkan betapa kuatnya ikatan emosional dan sosial antara warga Balimbiang dengan saudara-saudara mereka di daerah terdampak.
“Terima kasih kepada para donatur, baik yang di rantau maupun di kampung halaman. Terima kasih juga kepada masyarakat Jorong Balimbiang yang sudah meringankan beban sanak saudara kita. Mari kita terus tingkatkan solidaritas, kebersamaan, dan kekompakan kita sebagai sesama manusia,” tutup Apri Yoka(BDoys)












